0 komentar

Doa Kepada Roh Kudus

oleh: St. Alfonsus Maria de Liguori

Ya Roh Mahakudus, Parakletos, Bapa mereka yang malang, Penghibur mereka yang menderita, Penerang hati, Pengudus jiwa-jiwa; sudi pandanglah aku yang rebah tersungkur di hadapan-Mu.

Aku memuja Engkau dengan sembah sujud terdalam; aku memberkati Engkau beribu-ribu kali, dan bersama para Serafim yang berdiri di hadapan tahta-Mu, aku pun berseru, “Kudus, kudus, kudus.”

Aku percaya teguh bahwa Engkau kekal abadi, sehakikat dengan Bapa dan dengan Putra Allah. Aku berharap pada kemurahan-Mu kiranya Engkau berkenan menyelamatkan dan menguduskan jiwaku. Aku mengasihi Engkau, ya Kasih Ilahi, dengan segenap cinta dan kasihku, melebihi segala hal yang berasal dari dunia ini, sebab Engkau adalah Kebajikan yang Tak Terhingga, hanya Engkau saja yang layak akan segenap cinta.

Dan karena dalam kedurhakaanku dan kebutaanku terhadap inspirasi-inspirasi-Mu yang kudus, aku telah begitu sering menghina Engkau dengan dosa-dosaku, maka sekarang dengan airmata bercucuran aku mohon dengan sangat beribu-ribu kali pengampunan dari-Mu; aku lebih menyesali dosa-dosa menghina Engkau, yang Mahabaik, daripada segala dosa lainnya.

Aku persembahkan kepada-Mu hatiku yang dingin beku ini, dan aku mohon pada-Mu tembusilah hatiku dengan sinar terang-Mu, dan dengan percikan api-Mu, yang akan mencairkan hatiku yang beku kaku. 

Engkau, yang memenuhi jiwa Santa Perawan Maria yang tersuci dengan rahmat-rahmat berlimpah, dan yang mengobarkan hati para Rasul dengan kobaran api kudus yang bernyala-nyala, aku mohon dengan sangat kepada-Mu, kobarkanlah pula hatiku dengan kasih-Mu.

Engkau, yang adalah Roh Ilahi, berilah aku kekuatan melawan segala roh jahat.
Engkau, yang adalah Api, nyalakanlah api kasih-Mu dalam diriku.
Engkau, yang adalah Terang, cerahkanlah akal budiku dengan pengetahuan akan hal-hal yang kekal abadi.
Engkau, yang adalah Merpati, anugerahkanlah kepadaku hidup tanpa cela.
Engkau, yang adalah Angin sepoi-sepoi, halaulah badai sengsaraku.
Engkau, yang adalah Lidah, ajarilah aku bagaimana memberkati-Mu senantiasa.
Engkau, yang adalah Awan, naungilah aku di bawah tiang awan perlindungan-Mu.

Dan yang terakhir, Engkau, yang adalah Pemberi segala karunia surgawi, jiwailah aku, aku mohon, dengan rahmat-Mu; kuduskanlah aku demi kemurahan-Mu; terangilah aku dengan kebijaksanaan-Mu; angkatlah aku demi kebajikan-Mu sebagai anak-Mu, dan selamatkanlah aku demi belas kasihan-Mu yang tak terhingga; agar aku dapat senantiasa memberkati-Mu, memuliakan-Mu, dan mengasihi-Mu, sepanjang masa hidupku di dunia ini, dan kelak di surga sepanjang kekekalan masa.

Amin. 

Dominus illuminatio mea!
 
Toggle Footer
Top